cilacaptoday.comcilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Reading: PMI Cilacap Pastikan Bulan Dana Transparan, Tegaskan Tak Ada Praktik Jual Beli Darah
Share
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Search
  • Beranda
  • Cilacap
  • Banyumas Raya
  • Jateng
  • Nasional
  • Khazanah
  • Indeks
Follow US
cilacaptoday.com > Artikel > Cilacap > PMI Cilacap Pastikan Bulan Dana Transparan, Tegaskan Tak Ada Praktik Jual Beli Darah
Cilacap

PMI Cilacap Pastikan Bulan Dana Transparan, Tegaskan Tak Ada Praktik Jual Beli Darah

Tri Aji
Last updated: 14 Mei 2026 02:26
Tri Aji
Published: 14 Mei 2026
Share
Jajaran pengurus PMI Cilacap saat memberikan keterangan terkait penggunaan bulan dan mekanisme pembiayaan donor darah. (Tri Aji).
Jajaran pengurus PMI Cilacap saat memberikan keterangan terkait penggunaan bulan dan mekanisme pembiayaan donor darah. (Tri Aji).
SHARE

Palang Merah Indonesia (PMI) menegaskan pengelolaan Bulan Dana PMI maupun layanan donor darah dilakukan sesuai prosedur dan telah melalui proses audit independen. Penjelasan tersebut disampaikan untuk merespons berbagai pertanyaan masyarakat terkait penggunaan dana hingga biaya dalam layanan darah PMI.

Contents
  • Dana PMI Digunakan untuk Program Sosial dan Penanganan Bencana
  • PMI Pastikan Tidak Ada Jual Beli Darah

Ketua PMI Cilacap, Farid Ma’ruf, menyebut Bulan Dana PMI merupakan program rutin tahunan yang digelar di seluruh daerah di Jawa Tengah sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan kemanusiaan PMI. Pernyataan itu disampaikan Farid saat memberikan keterangan kepada wartawan pada Rabu (13/5/2026).

Menurutnya, kegiatan Bulan Dana sempat dihentikan saat pandemi COVID-19, namun kembali dilaksanakan setelah situasi membaik. Dalam pelaksanaannya, PMI kabupaten/kota terlebih dahulu mengusulkan pembentukan panitia kepada kepala daerah untuk mendapatkan izin penyelenggaraan.

“Bulan Dana ini setiap tahun rutin kita adakan, hanya saat COVID-19 kemarin sempat tidak dilaksanakan,” kata Farid.

Ia menjelaskan kegiatan penggalangan dana biasanya berlangsung selama tiga bulan sebelum panitia menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepada bupati. Namun sebelum laporan diserahkan, hasil Bulan Dana terlebih dahulu diaudit oleh akuntan publik independen.

Audit dilakukan untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai regulasi, termasuk pengecekan target penerimaan, distribusi karcis, hingga kesesuaian penggunaan dana. Menurut Farid, audit tersebut dilakukan oleh kantor akuntan publik berizin dari Semarang yang juga mengaudit PMI di berbagai daerah di Jawa Tengah.

 

Dana PMI Digunakan untuk Program Sosial dan Penanganan Bencana

Setelah audit selesai, hasilnya dibahas dalam musyawarah kerja PMI yang menjadi agenda tahunan sesuai AD/ART organisasi. Dalam forum itu, PMI melaporkan pertanggungjawaban program sekaligus menyusun rencana kegiatan tahun berikutnya.

Baca Juga  PMI Cilacap Gelar Operasi Katarak Gratis, 63 Warga Rasakan Harapan Baru

Farid menyebut dana hasil Bulan Dana digunakan untuk berbagai program sosial dan kemanusiaan. Mulai dari operasi katarak gratis, pembagian kacamata gratis, khitan massal, bantuan sembako korban bencana, hingga pelatihan penanganan darurat bagi kepala dusun.

Pada tahun 2025, PMI mencatat operasi katarak gratis dilakukan untuk 82 mata. Selain itu, pemeriksaan dan pembagian kacamata gratis yang awalnya menargetkan 1.000 penerima justru menjangkau sekitar 2.000 orang. “Semua itu kita kembalikan untuk masyarakat,” ujarnya.

PMI juga menyalurkan ratusan paket sembako bagi korban bencana dan masyarakat kurang mampu. Selain itu, PMI terus memperkuat pelatihan kebencanaan bagi perangkat desa agar penanganan bencana bisa dilakukan lebih cepat di tingkat kecamatan.

 

PMI Pastikan Tidak Ada Jual Beli Darah

Selain soal Bulan Dana, PMI turut menjelaskan mekanisme pelayanan donor darah yang selama ini kerap disalahpahami publik. Farid menegaskan tidak ada praktik jual beli darah kepada pasien.

Ia menjelaskan biaya yang muncul merupakan biaya pengganti pengolahan darah sesuai Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/504/2024. Dana tersebut digunakan untuk operasional pengolahan darah, mulai dari laboratorium, kendaraan operasional, pelatihan, hingga pengembangan fasilitas layanan.

“Jadi bukan jual beli darah tapi adalah ini untuk membiayai pengolahan darah yang harganya atau yang nilainya sebanyak Rp490 ribu,” ujarnya.

“Ini saja ada penggunaannya untuk investasi, bisa untuk gedung, untuk kendaraan, beli kendaraan, untuk diklat, untuk akses laboratorium atau biaya operasional, pembelian gedung, ada untuk gaji karyawan, untuk manajemen, terus untuk penghargaan donor,” sambungnya.

Menurut Farid, pasien juga tidak melakukan pembayaran langsung kepada PMI. Mekanisme pembayaran dilakukan melalui rumah sakit dan mayoritas ditanggung BPJS Kesehatan. Saat ini PMI Cilacap melayani kebutuhan darah untuk 13 rumah sakit.

Baca Juga  Mencicipi Tahu Masak Pak Tambur, Kuliner Legend Cilacap yang Eksis Sejak 1979, Ternyata Ini Rahasianya!

“Kebetulan kita ada 13 rumah sakit yang kita layani. Dan itu BPJS, 99,9%. Jadi yang bayar bukan pasien, tapi yang bayar adalah BPJS. Jadi itu, sehingga tidak ada jual beli darah, enggak ada. Hanya kalau pasien mau minta, ya lewatnya RSUD, rumah sakit. Rumah sakit nanti minta ke PMI, nanti PMI antar darahnya,” terangnya.

PMI juga mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan donor darah sehingga stok darah tetap tersedia, termasuk saat bulan puasa maupun kondisi tertentu.

Farid juga menegaskan, bahwa seluruh dana yang terkumpul terisimpan di perbankan. “Bahwa kita itu dianggarkan ada silpa dan sebagainya. Kita ada rencananya itu Rp6,8 miliar ya, itu terealisasi Rp4,1 miliar atau 60%. Jadi ada silpa, ini kita kan punya uang dana abadi Rp3,8 miliar sehingga silpanya ada Rp3,2 miliar, jadi uangnya ada di bank,” ungkapnya.

 

Menilik Keseruan 3 Paket Wisata di Desa Kamulyan Cilacap
Meriahkan HUT ke-170 Cilacap, Lomba Band Pelajar Digelar di Alun-alun dengan Hadiah Rp 5,5 Juta
Gas Bocor Picu Kebakaran di Ponpes Majenang, Dapur Nyaris Dilalap Api
Nusakambangan Gencar Razia dan Tes Urine, 103 Petugas Lapas Negatif Narkoba
Targetkan Cilacap Selatan Jadi ‘Kandang Gajah’, PSI Bagikan 1.500 Takjil Gratis
TAGGED:farid ma'rufpmi cilacap
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Threads Copy Link
TAHUN BARU ISLAM 26 CT
Berita Populer
cilacaptoday.comcilacaptoday.com
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Standar Pedoman Penyelesaian Sengketa Pers
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan